Tata Ruang Kantor

  • PENGERTIAN TATA RUANG KANTOR

Menurut Quible (2002), Layout menjelaskan penggunaan ruang secara efektif serta mampu memberikan kepuasan kepada pegawai terhadap pekerjaan yang dilakukan, maupun memberikan kesan yang mendalam bagi si pegawai.

Menurut Littlefield dan Peterson (1956), layout merupakan penyusunan perabotan dan perlengkapan kantor pada luas lantai yang tersedia.

Menurut Terry (1966), layout sebagai proses penentuan kebutuhan akan ruang dan tentang pengugunaan ruangan secara terperinci guna menyiapkan susunan yang praktis dari faktor – faktor fisik yang dianggap perlu untuk pelaksanaan kerja perkantoran dengan biaya yang layak

  • MANFAAT TATA RUANG KANTOR

Tata ruang kantor tang baik akan bermanfaat bagi organisasi yang bersangkutan dalam menyelsaikan pekerjaan. Pada pokoknya akan diperolej keuntungan – keuntungan sebagai berikut :

  1. Mencegah penghamburan tenaga dan waktu para pegawai karena berjalan bolak – balik yang seharusnya tidak perlu.
  2. Menjamin kelancaran proses pekerjaan yang bersangkutan.
  3. Memungkinkan pemakaian ruang kerja secara efisien, yaitu suatu lantai tertentu dapat dipergunakan untuk keperluan yang sebanyak – banyaknya.
  4. Mencegah para pegawai di bagian lain terganggu oleh publik yang akan menemui suatu bagian tertentu.
  • KRITERIA PENYUSUNAN LAYOUT

Berikut ada beberapa kriteria penyusunan layout diantaranya :

  1. Jarak angkut yang minimum
  2. Penggunaan ruang yang efektif
  3. Keselamatan barang – barang yang diangkut
  4. Fleksibel
  5. Kemungkinan ekspansi masa depan
  6. Biaya diusahakan serendah mungkin
  7. Aliran material yang baik
  • LANGKAH – LANGKAH PERENCANAAN LAYOUT

Langkah – langkah perencanaan layout :

  1. Melihat perencanaan produk yang menunjukan fungsi – fungsi dimiliki produksi tersebut
  2. Menentukan perlengkapan yang akan dibutuhkan dan memilih mesin – mesinnya
  3. Analisa dan keseimbangan urutan pekerjaan, flow casting dan penyusunan diagram blok daripada layout
  • AZAS ┬áPOKOK TATA RUANG

Azas pokok tata ruang dibagi menjadi empat macam yaitu :

  1. Azas jarak terpendek, ialah jarak antara dua titik dalam dua garis lurus
  2. Azas rangkaian kerja, ialah penempatan para pegawai dan alat -alat kantor menurut rangkaian yang sejalan dengan urutan – urutan penyelesaian pekerjaan
  3. Azas penggunaan segenap ruang, ialah apabila mungkin ada ruangan yang tidak terpakai, tidak hanya yang berupa lantai, tapi juga vertikal ke atas maupun kebawah
  4. Azas perubahan susunan tempat kerja, ialah apabila diperlukan dapat berubah dengan mudah misalnya :

- Perubahan proses kerja / prosedur kerja kantor

- Penemuan teknologi baru dan lain – lain

  • TATA RUANG KANTOR TERBUKA

Tata ruang kantor terbuka adalah suatu jenis tata ruang di mana masing – masing pegawai tidak dibatasi oleh kamar – kamar atau sekat – sekat tertentu

Tata ruang terbuka mempunyai beberapa keuntungan diantaranya :

  1. Memungkinkan pengawasan lebih efektif terhadap pelaksanaan kerja pegawai
  2. Lebih memudahkan hubugan antar pegawai karena tidak adanya sekat – sekat yang membatasi
  3. Lebih memudahkan penyebaran cahaya dan sirkulasi udara
  4. Memudahkan penyesuaian bila terjadi perubahan seperti penambahan dan pengurangan pegawai atau penambahan dan pengurangan perabotan kantor
  5. Relatif lebih murah dari segi biaya dan lebih mudah didalam pembuatannya

Tata ruang terbuka juga mempunyai beberapa kelemahan diantaranya :

  1. Sulitnya privacy atau menjaga hak pribadi karyawan
  2. Seringnya timbul gangguan dari aktivitas lebih yang dilakukan oleh salah satu karyawan
  3. Sulitnya menjaga kerahasiaan pekerjaan, bila pekerjaan bersifat rahasia
  • TATA RUANG KANTOR TERTUTUP

Tata ruang kantor tertutup adalah tata ruang kantor untuk bekerja yang dipisah atau dibagi dalam kamar – kamar.

Banyak keuntungan dari tata ruang kantor tertutup diantaranya sebagai berikut :

  1. Terjaganya rahasia kerja pegawai karena ia berada di ruangan tersendiri
  2. Tidak terganggunya aktivitas pegawai dan aktivitas lebih karyawan lain
  3. Menimbulkan kesan positif pada relasi karena perusahaan dianggap lebih menghargai pegawai
  4. Memudahkan pemeliharaan peralatan dan perabotan kantor

Adapun kelemahan dari tata ruang tertutup adalah sebagai berikut :

  1. Biaya tata ruang menjadi relatif mahal
  2. Ruangan yang tersedia hanya dapat dimanfaatkan untuk sedikit pegawai saja
  3. Hubungan pribadi antar pegawai menjadi kurang erat karena masing – masing dibatasi oleh ruang – ruang sehingga menyulitkan pegawai mengadakan komunikasi langsung
  4. Pengawasan kerja pegawai relatif lebih sulit dilakukan
About these ads

One thought on “Tata Ruang Kantor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s